Pagi Berbagi, Sumber Inspirasi

Ya, namanya Pagi Berbagi.

Bukan Band… Bukan Judul Film (belum mungkin, sapa tau ada yang mau memfilmkan hehehe). Pagi Berbagi ini nama sebuah komunitas. Sebuah komunitas yang detik ini menjadi salah satu penyemangat hidup saya. Saya akan cerita sedikit tentang bagaimana cerita hingga saya bisa bergabung dan aktif di dalamnya.

pb2

Suatu hari di awal Juni 2011, saya yang memang seorang online social media junkiest, sedang manteng di depan timeline twitter. Seorang sahabat yang saya kenal di bangku kuliah bernama Edo sedang meretweet beberapa kicauan dari akun @PagiBerbagi . Tweet-tweet itu memang sedang trending di masanya. Masa-masa itu ialah ketika banyak teman-teman di Indonesia sedang digempur oleh tulisan-tulisan dan juga tweet dari banyak motivator. Salah satunya mas Ippho Santosa, kala itu mas Ippho sedang ngetop-ngetopnya dengan 7 Keajaiban Rezekinya. Dimana salah satu pointnya adalah tentang keutamaan sedekah. Tidak kalah pentingnya adalah influence dari akun @PecintaSedekah dan juga @Motivatweet yang kompak menyerukan dan mengamini hal yang sama. Dan masih banyak akun serta buku-buku lain yang membahas topik serupa.

Saya merupakan pengikut akun-akun tersebut, serta pembaca buku-buku mereka. Jika ditanya, memang saya akhirnya mempercayai apa yang mereka bahas selama ini bahwa Sedekah adalah jalan yang sangat ampuh untuk menjemput rezeki. Jika kembali lagi ke titik dimana saya sedang mantengin timeline tadi, saya merasa dalam hati bahwa si Edo (biasanya kami panggil dengan sebutan sayang… Emon, hehehe) dan kawan-kawannya sedang jadi “korban tren” giat sedekah nih. Tapi saya pikir, toh ini tren yang positif, saya juga mau deh ngikut tren :) dan karena saya juga penasaran, sebenernya ngapain sih mereka itu di @PagiBerbagi? Apa yang sebenernya mereka lakukan dan apa yang menjadi misi mereka? Ya! Benar! Saya korban tren dan rasa penasaran. Alasan saya memulai boleh dibilang “dangkal” tapi toh memang jujur karena itu saya mulainya :) daripada saya tulis sesuatu yang mengada-ada.

Saat itu kegiatan @PagiBerbagi, yang sampai saat ini juga menjadi sebuah core activity dari komunitas ini adalah #BerbagiSarapan. Konsepnya sederhana namun mengena, dengan semangat pagi mereka bangun dan berkumpul di sebuah sudut kota, menyiapkan paket-paket sarapan yang sudah mereka pesan beberapa hari sebelumnya dari uang hasil donasi orang-orang yang peduli akan aksi ini, dan mulai mengitari kota untuk membagi-bagi paket sarapan tersebut kepada para pejuang pagi. Pejuang-pejuang yang sudah bangun sejak pagi dan berjuang keras demi kehidupan mereka dan keluarga, yang terkadang tidak memikirkan sarapan sebelum berangkat, pun uang mereka juga kurang untuk menikmati sarapan yang layak dan nikmat. Para petugas kebersihan, petugas sampah, pemulung, anak jalanan, tuna wisma, dll. Oleh karena itu, mereka memilih nama @PagiBerbagi. Sebuah konsep dan ide yang membuat saya berpikir, okey selama ini saya sudah baca dan ikut seminar tentang teorinya. Sekarang harus banyakin ACTION!

Singkat cerita saya BBM deh si Emon, karena saya tahu dia berdomisili di Solo, dan @PagiBerbagi bermula di kota Solo, saya menanyakan pertanyaan simple : “Mon kalo mo donasi ke @PagiBerbagi pake rekening apa?”. Dan jawaban Emon adalah jawaban yang paling tidak saya duga pada saat itu, dia tulis : “Kalo kamu mau bantu @PagiBerbagi nggak perlu donasi ke temen-temen yang ada di Solo, lebih baik kamu bikin aja kegiatan ini di kotamu”. Seketika itu saya langsung mikir…wekkssss… seriusan? Saya ingat harinya cuma lupa tanggalnya. Itu hari rabu, dan saya di dalam Bus, di Terminal Lebak Bulus. Hendak berangkat dari Jakarta untuk pulang ke Semarang.

Sempat terlontar beberapa alasan yang kalo saya inget-nget, untung ngga saya turutin karena kalo iya saya ga bakal nyemplung ke Pagi Berbagi. Saya tanya ke Emon, wah saya kan sendirian ga kaya kalian di Solo, emang mampu? Terus caranya kaya gimana? blablabla. Tapi dia berhasil meyakinkan saya untuk : Mencoba! ya… untuk ACTION! itu kan sebenernya yang saya cari? Sudah disodori kesempatan, akhirnya saya ambil! Waktu itu Emon cerita, intinya simple, kita tinggal buka rekening donasi, buka line untuk contact person, lalu ngetweet sejadi-jadinya selama weekdays, ngomongin masalah gerakan #BerbagiSarapan ini dimana aja (supaya orang juga mau gabung), BM di BBM lah, bikin event di facebook lah, sehingga saat weekend donasinya bisa kita belanjakan untuk paket-paket sarapan yang bisa disebarkan di jalanan. Simple kan? Ya, tapi kalo kamu sendirian memang rasanya pasti menantang, apalagi untuk pertama kali. Karena saya sampe Semarang hari Kamis pagi, saya sudah mulai ngetweet dari atas bus pake hape sejak rabu malamnya.

Seketika saya nyampe di Semarang langsung saya samber deh laptop saya, buat makin gencar ngetweet. Emon yang kala itu juga mempercayakan langsung account @PagiBerbagi untuk dishare login previlegenya ke saya, juga langsung saya hajar sebisanya biar followernya nambah (pake cara saya sih, yang rada ngasal hehehe). Dan Ajaibnya! Saat hari Sabtu tiba, terkumpul donasi yang bisa dijadikan 100 paket sarapan untuk dibagikan. Hari itu, Sabtu 26 Juni 2011 @PagiBerbagi Semarang melakukan aksi #BerbagiSarapan untuk pertama kali.

pb-13

Lebih kagetnya lagi, karena saya juga langsung dapet teman buat ngider #BerbagiSarapan. Saya Ingat waktu itu kami ngider berempat, yaitu Saya, Myta, Mas Sigit dan Dinasty. Saya sebenernya belum pernah bertemu mereka sebelumnya. Myta adalah adik kelas saya semasa SMA, dan Dinasty adalah saudaranya temen SMA saya, Mas Sigit itu temen kuliah Myta. Jadi sebenernya sih intinya saya belum pernah ketemu mereka sebelumnya. Hanya dari twitter saja, ya dari twitter! Dan kesamaan misi, tujuan yang membuat kami bertemu dan bergerak bersama. Kami bergerak dari starting point di Taman Gajahmungkur (tempat yang sama sampai detik ini yang digunakan Pagi Berbagi Semarang saat kumpul untuk ngider #BerbagiSarapan) jam 6 pagi. Saat jaman awal-awal Pagi Berbagi mulai, kami biasanya membuat blogpost tentang liputan aksi. Kalau teman-teman mau baca bisa mampir ke link ini http://pagiberbagi.wordpress.com/2011/06/26/aksi-perdana-berbagisarapan-100-nasi-box-di-semarang/

Sejak hari itu saya makin optimis! Di aksi pertama saya cuma dikasih waktu 3 hari untuk persiapan dan berjalan tuh?! Dapet dana, juga dapet bantuan tenaga untuk ngider di lapangan. Terasa betul bahwa ketika kita ingin ACTION! Terutama di jalan yang baik dan benar, kemudahan selalu tersedia. Dari situlah saya berkata pada diri saya sendiri bahwa saya harus bisa menjaga gerakan dan komunitas ini supaya tetap berjalan.

Memang di tengah perjalanannya, sampai detik ini, tantangan selalu ada. Terutama di tahun pertama. Yang donasi kurang lah, atau di kota lain donasi banyaaaaaakkkk karena awal bulan… langsung dibelanjain banyaak… Walhasil bagi sarapannya ga kelar-kelar sampe tembus makan siang, hahaha. Dan minggu depannya kering kerontang, cuma bisa belanja dikit. Ya, mismanajemen. Lalu saya juga pernah “terancam” ngider sendirian beberapa kali. Masih di tahap terancam sih, karena ketika saya ga dapet konfirmasi tentang siapa aja yang mau gabung besok paginya. Saya langsung culik orang terdekat saya. Pernah kakak, pernah juga seorang temen. Jadi ngider berdua aja ngabisin 100paket. Hehehe. Ngider kesiangan lah, atau pas ujan dimana jalanan cenderung sepi. Macem-macem deh! Tapi tantangan itu merupakan sebuah pembelajaran. Bahkan saat mencoba berbuat baik pun, kita diuji juga oleh Allah :) tapi setelah ketemu jalan supaya lulus ujian, nikmatnya luar biasa.

Di perkembangannya Pagi Berbagi akhirnya tersebar ke lebih dari 13 kota. Yang benar-benar aktif memang tidak belum sebanyak itu, cuman ini sih masalah proses saja :) . Kegiatan kami pun berkembang dan selalu kami branding dengan hashtag dan juga mencantumkan kata “Berbagi” di tiap gerakan seperti

  • #BerbagiBuku, gerakan mengumpulkan buku-buku bekas layak baca untuk kemudian disalurkan ke komunitas/gerakan lain yang punya fokus di bidang ini, maupun disalurkan langsung pada pihak yang membutuhkan
  • #BerbagiBajumu, gerakan mengumpulkan baju layak pakai untuk kemudian disalurkan
  • #BerbagiDarah, gerakan donor darah bekerja sama dengan komunitas/gerakan lain yang berfokus di bidang ini
  • #BerbagiBeras, saat bulan Ramadhan dimana tidak dimungkinkan untuk membagikan sarapan, kami memodifikasi gerakan tersebut dengan membagikan beras
  • #BerbagiKasih, gerakan untuk datang ke panti-panti sosial, rumah singgah, komunitas saudara-saudara kita yang kurang beruntung, untuk berbagi waktu dan tenaga untuk silaturahmi, sharing serta menyalurkan bantuan/donasi kepada mereka yang membutuhkan
  • #BerbagiKasur, suatu project oleh Pagi Berbagi Batang-Pekalongan dimana mereka mengumpulkan donasi untuk membantu renovasi infrastruktur sebuah rumah singgah di daerah mereka yang membutuhkan banyak kasur/tempat tidur baru
  • #ProjectBerbagi, nama umum yang baru kami gunakan untuk menyebut project-project khusus kami seperti contohnya project Berbagi Kasur diatas

Jadi sebelum Post ini menjadi terlaluuuu panjang untuk dibaca :) saya akan mengakhirinya disini. Di post lain saya akan mencoba menulis tentang beberapa pengalaman spesifik atau unik yang saya temui selama aktif dalam Pagi Berbagi. Semoga dapat menginspirasi kawan-kawan juga untuk mulai ACTION melakukan hal yang positif bagi diri sendiri tentu saja, dan yang tidak kalah penting bagi lingkungan sekitar.

Kalian bisa kunjungi facebook page kami, di menu yang ada di sebelah kanan tulisan ini. Disana juga terekam segala liputan kegiatan Pagi Berbagi. Follow kami juga di http://www.twitter.com/pagiberbagi dan juga kunjungi blog baru kami di http://www.pagiberbagi.com

About these ads

Tagged: , , , , , , , , , ,

4 thoughts on “Pagi Berbagi, Sumber Inspirasi

  1. lulu January 26, 2013 at 1:22 am Reply

    CS Semarang pas bulan puasa th 2011 kmrn juga ada kegiatan seperti ini. Cuma tidak kontinu dan disesuaikan dengan moment tertentu

    • landhes January 30, 2013 at 1:07 am Reply

      Yup, mungkin nanti bisa dikolaborasikan dengan temen-temen Pagi Berbagi SMG mbak biar lebih rame dan seru acara-acaranya :)

  2. emonye January 26, 2013 at 6:15 am Reply

    asik ngomongin aku. :) )

    PagiBerbagi teruslah melangkah berbagi kebahagian dimanapun dan kapanpun :)

    Landhes salah satu motor penggerak dari PagiBerbagi yang paling super
    Semoga semua yang telah dan terus kita berikan dari berbagi dapat bermanfaat buat kita. Kemudahan rejeki, kemudahan menyelesaikan masalah di dunia dan kemudahan masuk surga kelak di alam sana. Amin

    Kebahagian berbagi

    • landhes January 30, 2013 at 1:06 am Reply

      Hahaha, ya kalo ngomongin Pagi Berbagi ya dari sudut pandangku pasti harus bawa-bawa namamu Mon :)
      Amiiiin…
      Semua kita percaya, bahwa Berbagi itu Dahsyat Abis!
      Keep on the great track… !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,372 other followers

%d bloggers like this: